Tentukan Karirmu Sekarang! Jangan Sampai Salah Pilih.

Written By Lisa Amelia

 

Pernah gak sih terlintas di pikiran kamu, kalau kamu merasa salah ambil jurusan pas SMA atau kuliah? Atau masih bingung harus menempuh karir apa yang cocok untuk hidup kamu kedepannya? Tenang, kamu gak sendirian. We are all struggling in the same time. Selalu banyak bertimbangan yang harus diambil. Sayangnya, satu pilihan ini bisa jadi yang akan menentukan gimana jenjang karir kamu di masa depan. Atau simply, pilihan yang kamu ambil ini yang akan mengatakan siapa kamu sebenarnya. Apakah jadi seorang seniman? Penyiar? Dokter? Atau guru? Sering kali orang bilang kalau untuk menentukan karir apa yang harus diambil, kamu bisa tentukan dari apa passion yang kamu miliki. Tapi passion atau hasrat ini hampir mirip dengan apa yang paling kamu suka lakukan seperti hobby.

Passion bisa sewaktu-waktu berubah. Gak ada peraturan yang menuliskan kalau passion dalam hidup cuma boleh satu aja dan gak boleh berubah. Terus kalau memilih karir berdasarkan passion ini kurang relevan dan efektif, gimana dong?

Seorang karir konsultan bernama Ashley Stahl membagi tipsnya dalam pidato yang Ia lakukan di acara TedxBerkeley. Menurut Ashley, ada 3 pertanyaan yang bisa kamu tanyakan kepada diri sendiri sebagai cara untuk memilih karir yang tepat:

1. Apa yang bisa aku lakukan?

Berbeda dengan passion, which is apa yang kamu suka, tanyakan dirimu tentang hal ini. Kamu jago di bidang apa? Mungkin kamu sebenarnya jago dalam menggambar ilustrasi, atau mungkin kamu pandai berbicara di depan publik? Gali apa kecakapan yang kamu miliki. Kecakapan ini nantinya bisa menjadi kekuatan kamu dalam bekerja. Ingat kalau kamu pasti selalu punya power dan selalu ada hal yang spesial dalam dirimu. Yang terpenting, kenali dulu siapa dirimu sebenarnya.

 

2. Apa yang orang lain bilang aku bisa lakukan?

Hal ini juga ternyata penting lho untuk diperhatikan. Coba kamu ingat-ingat,kamu paling sering dipuji orang lain karena apa? Apakah karena make up-mu yang selalu cantik dan menarik? Bisa juga dipuji karena kamu selalu hadir untuk mendengarkan keluh kesah dari teman-teman sekitar. Pendapat dan pemikiran yang orang lain minta ke kamu juga bisa menjadi poin kekuatanmu yang sebelumnya gak terpikirkan.

 

3. Apa yang membatasi dirimu?

Setelah menjawab dua jawaban diatas dan mengenali dirimu lebih baik, ini dia pertanyaan terakhir. Apa hal yang membuat kamu takut dalam mengejar karir yang sesuai dengan dirimu? Apakah karena jenjang karir tersebut kurang pasti? Atau… ini dia nih alasan yang paling sering muncul: “aku gak merasa cukup baik”. Jangan lupa kalau kamu gak merasakan hal ini sendirian. Ada jutaan, milyaran, orang lain di dunia ini yang merasa gak percaya diri. Lalu kalau semua orang gak percaya diri atas karir yang mereka miliki, gak ada yang bekerja dalam bidang itu dong? tentu nggak kan.

 

Sekarang, carilah karir yang sesuai dengan dirimu. Bukan cuma dari apa yang kamu suka aja. Izinkan dirimu untuk gagal, belajar, dan juga sukses dalam hidup ini. You’ve got this!